sulumits-retsambew Salah satu pesan yang saya dapat dalam email konfirmasi pemenang dari Pogung177 alias Mas Wawan penyelenggara Kontes SEO berkata-kunci Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 adalah: “teruslah ber SEO ria, karena teknologi ini cepat sekali berubah terutama Google”. Dan kalau nggak salah, saya jawab bahwa Insya Allah saya akan terus belajar meningkatkan pengetahuan saya tentang per-SEO-an. Walau mungkin tidak “full-speed” seperti teman2 yang memiliki ber-make-money-online. Maklum, aslinya saya ngeblog untuk sekedar ngeblog aja, gak perduli tetntang SEO-SEO-an .. he3x. Sampai2, menurut analisa sobat saya Khai, produktifitas saya menulis diblog rendah banget: setengah halaman per-bulannya.. *wakakak…teganya-teganya..*.

Dalam perjalanan mengikuti Kontes SEO Pogung, mas Yudhis menginformasikan melalui komennya bahwa ia mengadakan Kontes SEO Tukang Nggame. Karena masih amat “Oneng” dan masih dalam taraf belajar, mana berani saya ambil kesempatan itu.. triple nekad dan gak tau diri deh namanya kalo berani ikut.. he3x :D Akhirnya, yang malah nekad ikut adalah anggota Dewan Pakar FBG, Pak Guru yang kemudian ber MetaMARSphose menjadi Tukang Nggame sampai tanggal 1 Juli yang akan datang.

Dan masih ada satu kontes lagi untuk mengasah kemampuan SEO dari Netbuilders.org, yaitu The Sulumits Retsambew yang telah berlangsung sejak tanggal 15 Maret 2009 yang lalu. Ketika itu, sungguh gak ada keinginan sedikiiiiiit pun untuk mengikuti kontes tersebut. Selain masih ter-SEOk-SEOk, saya gak punya nyali (dan gak berani nekad ;; hi3x) untuk berlaga dengan para master SEO sejagad, baik teman2x dari Indonesia maupun mancanegara. Belum lagi kata kuncinya yang awalnya saya gak ngerti artinya dan disebutnya saja sudah sulit: “Sulumits Retsambew” !! Kayak nama “alien” yak. Dan jangka waktunya lama banget booo… 5 bulan!!

Namun, berawal dari bincang santai mengevaluasi perolehan suara Kampanye Damai, tiba-tiba saja muncul “ide gila” itu dari Ketua Partai Kesal Sebentar Dewan Syuro FBG GusYe: sekali lagi nekad ikut berlaga dalam Sulumits Retsambew Challenge itu!! Duuuh :D Dan katanya saya diberi tugas jadi WOMANager-nya.. *wakakak.. ga salah tuuh*. Tapi karena — lagi-lagi — dikatakan bahwa keikutsertaan ini sekedar Intermezzo saja dan targetnya adalah belajar — dengan iming2x hadiah tentunya .. hi3x — ya saya bersedia aja asal rame2 ngerjainnya .. dengan catatan: gak membuat dahi berkerut atau jadi bete karenanya.  I’d just want to have fun!!

Kalau kalah ga apa2 dan bila menang berarti ‘tangan Allah” yang bekerja. Jadi, doakan ya teman2, kasih dukungan juga boleh bangeet he3x.. atau ikut serta aja yuuuuk belajar bersama di Sulumits Retsambew Challenge ini.
So let’s have fun and win the prize!

Winning Is Not Everything

missuniverse1Alhamdulillah.. alhamdulillah.. alhamdulillah. Akhirnya, setelah 3 bulan terSEOk-SEOk dalam Kontes SEO-nya Pogung177 alias mas Wawan, atas izin Allah SWT blog Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 saya ini beruntung sedang berada pada posisi pertama SERP google.co.id ketika kontes berakhir pada 1 Mei 2009 jam 00.00 WIB. Namun, baru beberapa menit kemudian saya berani benar2 bergembira setelah secara resmi pengumuman pemenang diberitakan oleh Mas Wawan.

Saya betul-betul menang!! Waaaah senaaaaaaangnyaaa.. Bagaimana tidak… selain saya konon satu-satunya perempuan diantara 10 pemenang, saya khan ikut kontes ini cuma berbekal ILMU NEKAD dan ilmu SEO yang nyaris NIHIL. Gak heran, kalau Blogger Setengah Hati Gus Yehia merasa dagdigdug terus selama kontes ini .. hi3x. Namun, di tengah kesibukannya, beliau ini gak jemu-jemu memperkaya perbendaharaan ilmu terSEOK-SEOk saya, sekaligus menjadi manajer kampanye saya. Terima kasih yang setulus-tulusnya, sebesar-besar dan sedalam-dalamnya ya.

Saya ingin sampaikan juga terima kasih yang amat sangat kepada sahabat-sahabat saya di paguyuban FBG alias Front Blogger Gurem, yang gak pernah lelah mendoakan, mendukung saya dan menaruh kepercayaan dan harapan besar bahwa saya, paling tidak, bisa nangkring di halaman pertama SERP google.co.id pada kontes ini. Read the rest of this entry